test2_MGO55
- Minggu,MGO55 23 Februari 2025 23:38 WIB
- waktu baca 3 menit

Jakarta (ANTARA) - Kapten Tim Nasional Bola Basket Indonesia Abraham Damar Grahita menilai ada banyak permainan yang bisa diperbaiki, terutama dalam mengurangi jumlah turnover, setelah timnya kalah 63-90 dari Korea Selatan di Indonesia Arena, Minggu.
Indonesia menutup perjalanan di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 dengan kekalahan sekaligus tanpa meraih satu kemenangan pun dari enam laga.
"Ya kayaknya kita bisa main lebih baik. Tapi ya 29 turnover memang harusnya sesuatu yang bisa kita perbaiki dan kita antisipasi lebih lagi. Kita main di level ini. Kalau tentang jalannya game, ya PR yang saya lihat ada di turnover," ujar Abraham seusai pertandingan.
Indonesia memang mengalami kesulitan dalam menghadapi tekanan pertahanan Korea Selatan, terutama di kuarter kedua ketika hanya mencetak tujuh poin, sementara lawan mencetak 25 poin. Hal itu menjadi titik balik bagi tim tamu untuk menguasai jalannya pertandingan.
Meski menyoroti masalah turnover, Abraham tetap memberikan kredit kepada tim pelatih, dipimpin pelatih kepala Johannis "Ahang" Winar, yang dinilainya telah menjalankan rotasi pemain dengan baik.
"Kredit untuk Coach Ahang dan tim pelatih. Saya rasa tim pelatih melakukan rotasi pemain dengan baik. Dengan rotasi yang lebih baik saya merasa bahwa kita bisa melakukan defend yang lebih baik, move the ball lebih baik," lanjutnya.
Abraham menilai bahwa rotasi pemain yang diterapkan tim pelatih memberikan dampak positif bagi permainan tim. Menurutnya, dengan rotasi yang lebih efektif, tim bisa bertahan lebih baik, menggerakkan bola dengan lebih lancar, serta menutup celah di pertahanan secara kolektif.
Baca juga: Kalah dari Korsel, Indonesia akhiri kualifikasi FIBA Asia tanpa menang
Baca juga: Coach Ahang soroti start lambat timnas basket lawan Korsel
Kepala Pelatih Timnas Indonesia, Johannis Winar, sebelumnya juga menyoroti performa tim yang kurang agresif di awal pertandingan. Menurutnya, tim sebenarnya mampu bersaing dengan Korea Selatan, terbukti dengan perolehan skor di kuarter ketiga (23-24) dan kuarter keempat (16-17) yang tidak terlalu jauh.
"Kami membahas bagaimana gaya bermain Korea yang agresif, dan saya katakan kepada para pemain bahwa kami harus memulai dengan kuat sejak awal," ujar Johannis.
Namun, timnas justru kehilangan ritme permainan di dua kuarter awal. "Saat kuarter ketiga dan keempat, kami bisa bersaing. Ini menunjukkan bahwa kami sebenarnya bisa, hanya perlu memulai lebih cepat," tambahnya.
Dalam pertandingan ini, Abraham Damar Grahita memimpin perolehan poin Indonesia dengan 13 angka, disusul Muhamad Arighi dengan 11 poin dan Julian Chalias yang mencetak 10 poin. Sementara dari Korea Selatan, Woosuk Lee menjadi pencetak angka terbanyak dengan 13 poin, diikuti oleh Yongjun An, Seonghyun Lee, dan Yungi Ha yang masing-masing mencetak 10 poin.
Dengan hasil ini, Indonesia menutup kualifikasi tanpa kemenangan (0-6) dan berada di dasar klasemen Grup A, yang dipuncaki oleh Australia (6-0), diikuti oleh Korea Selatan (4-2) dan Thailand (2-4).
Baca juga: Fan: Terima kasih timnas sudah berjuang di kualifikasi FIBA Asia Cup
Baca juga: Timnas 3x3 putri bersiap untuk FIBA 3X3 Women’s Asia Cup 2025
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2025
下一篇:Daftar pecatur di Indonesia GM Tournament 2025
相关文章:
- Albert Ramirez hadapi Calic untuk pertahankan gelar kelas ringan WBA
- Bandung bjb bakal maksimalkan laga kandang Proliga 2025
- WBA sebut laga ulang Arthur
- Cardenas hadapi Acosta untuk pertahankan gelar WBA Amerika Latin
- Asisten pelatih: Semangat tarung Livin Mandiri tinggi saat gulung PLN
- Gresik Petrokimia jaga asa final four usai kalahkan Jakarta Pertamina
- LPDUK bekerjasama dengan United Allstars bangun ekosistem cheerleading
- TLID sukses balaskan dendam ke Onic PH di ESL MLBB S6 Challenge Finals
- Tundukkan Petrokimia, Electric PLN jaga asa ke final four
- Tundukkan Petrokimia, Electric PLN jaga asa ke final four
相关推荐:
- British Open tawarkan jalur langsung untuk para pegolf LIV Golf
- Polda Jambi kirim 14 atlet ikut Tour Of Kemala di Yogyakarta
- Indonesia Bugar selaras dengan Makan Bergizi Gratis
- Jadwal Asian Winter Games: Dwiki Eka/Tasya berlaga di ice dance
- Wakil Ketua Komisi VI DPR: UU BUMN jelaskan Danantara bisa diaudit
- Taklukkan Suarez, Zhang Weili tetap juara jerami putri UFC
- Raja Sapta Oktohari calonkan diri jadi Presiden ACC
- Bandung bjb bakal maksimalkan laga kandang Proliga 2025
- Jadwal lengkap laga Megawati Hangestri bersama Red Sparks pada 2025
- Cristiano Ronaldo kembali jadi atlet dengan bayaran tertinggi di dunia
- Tsutsumi siap pertahankan gelar juara WBA pertama kali lawan Higa
- Asian Winter Games 2025 jadi bekal Arsa menuju panggung lebih besar
- KONI inginkan dukungan masif swasta untuk empat ajang PON baru
- Legislator tak banyak berharap prestasi besar olahraga imbas efisiensi
- Wamenpora yakin efisiensi anggaran tak pengaruhi program PB PODSI
- CEO UFC tidak menjamin Ilia Topuria langsung hadapi Islam Makhachev
- PP PBFI temui KONI Pusat menjelang Musyawarah Nasional 2025
- Pimblett siap sambut Ilia Topuria bertarung di arena kelas ringan UFC
- Popsivo Polwan pastikan tempat pertama empat besar Proliga 2025
- NPC Indonesia yakin Kemenpora dukung prestasi di tengah efisiensi